Business

Fashion


Di tengah melemahnya pasar sepeda motor nasional pada bulan Juli karena pendeknya hari kerja, pangsa pasar Honda menguat menjadi 66,1 persen melalui penjualan sebesar 278.754 unit.
Selama bulan Juli, Honda BeAT masih menjadi varian terlaris Honda di pasaran. Di bulan ini juga tercatat model bebek Honda semakin kokoh di puncak segmennya.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada Juli 2015, penjualan sepeda motor nasional tercatat sebesar 421.838 unit atau terus melemah hingga 26,6 persen dari pencapaian penjualan bulan sebelumnya, 574.714 unit.
Namun di tengah kondisi ini, PT Astra Honda Motor (AHM) mampu meningkatkan pangsa pasar sepeda motor Honda menjadi 66,1 persen setelah mencatat penjualan 240.355 unit motor skutik, 28.488 unit motor bebek, dan 9.911 unit tipe sport. Pada bulan sebelumnya, pangsa pasar Honda tercatat mencapai 62,1 persen melalui angka penjualan 361.767 unit.
General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan kondisi tersebut mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda. Hingga memasuki bulan Juli, kondisi makro ekonomi belum membaik dan berdampak terhadap penjualan sepeda motor. Kendati demikian, AHM tetap berupaya menyuguhkan model-model terbaru yang didukung layanan purna jual terbaik untuk masyarakat.
"Terima kasih untuk kepercayaan besar masyarakat terhadap sepeda motor Honda. Meskipun permintaan sepeda motor nasional belum pulih, ditambah hari kerja yag pendek pada bulan lalu, kami senantiasa berusaha menemani masyarakat dengan produk-produk baru dengan perpaduan terbaik dari desain, teknologi dan fitur canggih khas Honda. Kami pun tak berhenti meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan sepeda motor Honda." ungkap Thomas Wijaya.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki wacana untuk meningkatkan pengguna domain .id hingga mencapai 1 juta domain pada tahun 2017.
Untuk memuluskan rencana itu, Kemkominfo tak tanggung-tanggung akan mengalokasikan dana Rp 50 miliar untuk mengadakan satu juta domain .id. Melalui sejuta domain .id yang akan 'digenjot' itu, akan ada penghematan biaya yang dikeluarkan untuk penggunaan bandwidth internasional.
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) pun sudah siap untuk membantu mewujudkan niat pemerintah dengan berbagai strategi.
"Pemerintah berencana akan mensponsori satu juta domain ya, kalau gak salah targetnya di 2016 ini baru 500 ribu. Biaya dari pemerintah itu nantinya, termasuk biaya domain, hosting, dan pendampingan dengan catatan bahwa data center diharapkan ada di Indonesia agar trafik internet ada di Indonesia," ujar Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, saat ditemui Merdeka.com diJakarta, Selasa (25/8).
Maka dari itu, untuk menyukseskan program sejuta domain .id, PANDI pun tak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk menggerakkan program sejuta domain .id itu.
Andi mengatakan, masyarakat bisa berkontribusi sebagai koordinator pendaftaran domain .id dengan cara mengirimkan proposal kepada Kemkominfo yang nanti akan difasilitasi oleh PANDI. Jika pengajuan proposal diterima Kemkominfo, maka bakal menjadi vendor pemerintah untuk program ini.
"Jadi, kalau ada perusahaan hosting yang ingin mengonline kan UKM di suatu daerah, silakan. Contohnya, pedagang batik Solo di Laweyan, yang mau bikin website sehingga pedagang batik punya website sendiri nanti bisa mendaftar lewat coordinator tersebut. Misalnya, siapa saja yang punya ide silakan bikin proposal dan targetnya berapa orang. Kalau oke, nantinya bakal menjadi vendor dari pemerintah untuk mengerjakan proyek itu," kata pria berkacamata ini.
Andi juga menambahkan,"Sifat PANDI hanya memfasilitasi. Dalam hal misalnya koordinator yang sudah bekerja sama dengan Kemkominfo, udah kerjakan 100 ribu domain terus klaim ke pemerintah, nah nanti PANDI yang akan verifikasi dulu bener gak domainnya ini udah aktif 100 ribu. Misalnya bener, ya udah nanti pemerintah bayar".
Kemkominfo bersama PANDI sudah menyosialisasikan agenda tersebut di beberapa kota, seperti Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, dan selanjutnya akan dilakukan di Bandung sekitar tanggal 26-27 Agustus ini.
"Kita baru memberikan awareness ke mereka nih. Harapannya mereka bikin proposal dan kita bisa laksanakan di tahun 2016. Kalau gak kayak gitu 2016, waktunya ketinggalan," tutur Andi.

Pelanggan yang loyal adalah aset perusahaan. Untuk itu, guna mengapresiasi loyalitas pelanggan yang setia menggunakan layanan selama ini, PT XL Axiata Tbk (XL) menyelenggarakan program undian berhadiah yang spektakuler.
Program ini akan berlangsung selama 60 hari, dengan menyediakan hadiah mobil Mazda2 sebanyak 60 unit. Setiap hari akan ada satu unit mobil yang diundi. Program ini akan berlangsung mulai 22 Agustus 2015 sampai dengan 20 Oktober 2015, dan berlaku bagi seluruh pelanggan XL Prabayar di mana saja mereka berada.
Chief Brand & Customer Experience Officer XL, Nicanor V. Santiago III mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya XL mengapresiasi pelanggan yang selama ini telah setia menggunakan layanan XL.
"Selain itu, program ini sebagai bagian dari rangkaian program menuju Hari Jadi XL ke-19 tahun, 8 Oktober 2015 mendatang. Kami ingin pelanggan ikut bergembira merayakannya, karena mereka bagian dari kami," ujarnya.
Nicanor menambahkan, program undian ini sekaligus mengimplementasikan program transformasi perusahaan. XL terus berupaya mendorong pertumbuhan pelanggan yang lebih aktif menggunakan layanan XL, bukan sekadar kuantitas jumlah pelanggan.
Cara untuk mendapatkannya, cukup mengisi ulang pulsa minimal Rp 10 ribu, sudah bisa mendapatkan kesempatan mendapatkan hadiah mobil atau hadiah lainnya.
Pelanggan hanya perlu meningkatkan jumlah isi pulsa setiap harinya untuk meningkatkan kesempatan untuk menang di undian hari berikutnya. Semakin besar jumlah dan semakin sering pelanggan melakukan Isi Pulsa semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah.
Untuk mengikuti program ini, pelanggan bisa melakukan Isi Ulang dari berbagai saluran penjualan pulsa XL Center, konter pulsa, juga di supermarket atau minimarket seperti Indomaret, Alfamart, 7-Eleven, Lotte.
Selain itu, isi ulang juga bisa dilakukan di bank-bank seperti BCA, BUKOPIN, BRI, MANDIRI, MAYORA, PERMATA, BNI, CIMB NIAGA, DANAMON, BII, baik melalui ATM maupun Mobile Banking (XL Fitur, *141#, SMS Banking).
Setiap harinya pemenang yang beruntung mendapatkan Mobil Mazda2 akan diinformasikan di Website XL, Aplikasi MyXL, facebook XL Rame, Twitter @XL123 dan Social Media lainnya.
Selain hadiah mobil, untuk semua pelanggan yang melakukan isi ulang di atas Rp 10.000 selama periode program berlangsung bisa mendapatkan Hadiah Kejutan berupa bonus Telpon, SMS atau Data yang bisa diambil di *123*7#.

Kusut masai berserakan di rumah panggung reot itu. Gadis bernama Indah bersama bapaknya Wahab tinggal berdua di sana. Selepas bersekolah, Indah ikut mengais sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Meskipun anak pemulung, gadis berjilbab itu tetap bersemangat melanjutkan pendidikan koki untuk menggapai impian sebagai juru masak handal. 

Namanya memang tak sesingkat perjalanan hidupnya yang penuh liku. Semenjak ditinggal ibunya pergi pada umur dua tahun, lingkungan telah menempa hidupnya. Dia misalnya, pernah bekerja di warung-warung makan sejak kecil di sekitaran kawasan TPST. Gadis 14 tahun itu terbiasa memasak buat bapaknya. Semenjak umur sembilan tahun sudah bisa memasak segala macam jenis sayur maupun lauk-pauk. 

"Dari umur 7 tahun, sudah kerja di warung dari pelayan, ikut masak, sampai sekarang akhirnya suka masak dan bisa masak apa aja, hobi, sama cita-cita aku nanti jadi koki," ujar Indah kepadamerdeka.com di kediamannya, Desa Ciketing Udik, Bantar Gebang, Bekasi pekan lalu.

Merdeka.com sempat datang ke 'gubuknya' dan mencicipi masakan Indah. Di usia 14 tahun, Indah bisa memasak seenak itu menjadi isyarat bakatnya yang luar biasa. Di dapur yang berjarak beberapa depa dengan kasur tempat tidur itulah setiap hari dia memasakkan bapaknya. Di ruang itu ada perabot lain, salah satunya televisi yang gambarnya sudah buram.

Dari usia, sebenarnya Indah sudah telat dua tahun untuk bersekolah. Namun semangatnya itu tidak pernah redup. Meskipun, pekerjaan merawat bapaknya yang sudah sakit-sakitan juga dilakoni dara ayu itu. "Dulu sempat sekolah di SD Negeri, tapi pas bapak kecelakaan saat memulung, saya bantu bapak ikut mulung juga. Sempat enggak sekolah dua tahun, kelas tiga masuk SD Dinamika Indonesia, ngelanjutin," ujarnya polos. 

Sejak subuh, Indah sudah harus bangun. Sebelum berangkat sekolah kewajiban pertamanya yaitu memasak untuk dirinya sendiri dan bapaknya. Setelah selesai, dia berangkat ke sekolah yang berjarak hampir 800 meter dari 'gubuknya'. Jika tak ada tambahan kegiatan di sekolah, dia lalu pulang dari siang sampai sore hari ikut memulung sampah.

"Nah, habis pulang sampai sore biasanya mulung, sambil bawa gerinjang (tas sampah), sama teman-teman juga banyak kok," ujarnya. Menurut dia, selain memulung sampah, dia biasa berinteraksi bersama bocah sebayanya.

Setiap bulan, dari hasil memulung, Indah bisa mengantongi uang hingga Rp 250 ribu. Apalagi, bos pengepul sampah sudah menganggap seperti anak sendiri. Setiap kebutuhan hidupnya bisa ditanggung, misalnya meminta beras lebih dahulu. "Indah bisa ambil beras dulu, nanti dipotong pas dapat duitnya," ujarnya.

Dia mengakui kalau selama ini masalah absensi menjadi yang utama. Dalam seminggu Indah bisa izin tak masuk sekolah sebab kelelahan memulung sampah. Namun sekolahnya lebih leluasa buat murid-muridnya. Terpenting mau bersekolah sudah lebih dari cukup. "Minggu kemarin, pas tujuh belas Agustus indah enggak masuk dua hari," katanya.

Di tempat sama, Wahab mengaku sering melarang putrinya untuk pergi memulung. Namun, apa daya keinginan Indah untuk mencari uang untuk membantu keluarga lebih kuat. "Sudah sering saya larang tapi anaknya ngotot," ujarnya meninggi. 

Dia mengakui kalau anaknya selama ini memasak sehari-hari. "Dia sejak kecil sering ikut berjualan warung makanan, makannya jadi jago masak," ujarnya.

Walau terlahir sebagai anak pemulung, Indah masih mengejar cita-citanya. Dia sudah memikirkan masa depannya untuk menjadi lebih baik. Menjadi koki handal merupakan angan-angannya nanti. Dan mengenyam bangku sekolah merupakan langkah awal menuju cita-citanya itu.

Bau busuk sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, sudah bisa tercium dari radius sekilo. Apalagi ketika konvoi truk berwarna oranye lewat sambil meneteskan air dari dalam bak truk. Di gerbang masuk kawasan gunung sampah, nampak enam bocah lelaki sudah menunggu truk bermuatan penuh itu. Mereka biasa disebut Anak Gulung Terpal (AGT).

Pekerjaan anak-anak itu menggulung terpal penutup bak sampah lalu mencari sampah di sana. Indah merupakan satu dari enam anak itu. "Sekolahnya kan pagi sampai siang, habis itu pulang biasanya 'nyari' (mulung), lumayan buat bantu bapak," ujarnya kepada merdeka.comdi lokasi pekan lalu. 

Indah bersama bapaknya, Wahab, memulung di sana. Selama ini kawasan 'bulog' sebutan lain untuk TPST Bantar Gebang, memang menjadi surga bagi para pemulung. Anak-anak hingga orang dewasa yang bekerja sebagai pemulung sampah banyak berjubel di sana.

Hasil memulung cukup untuk makan sehari-hari. Daftar harga sampah-sampah sudah tertanam di kepala mereka, mulai yang paling murah sampai paling mahal. "Paling murah ya plastik, cuma lima ratus perak. Paling mahal nium (alumunium) bekas kaleng soda bisa tujuh ribu sekilo," katanya.

Puluhan bos pengepul sampah punya langganan pemulungnya sendiri. Persentase potongan buat harga sampah terkadang naik turun sesuai dengan kesediaan stok. Biasanya pemulungnya bisa diberikan hasil uangnya per hari atau per bulan sesuai dengan perjanjiannya.

Anak-anak sudah terbiasa mencari uang di kawasan TPST. Sekolah cuma jadi tempat membosankan. Dengan kondisi himpitan ekonomi seperti itu akhirnya memaksa mereka memilih memulung dibandingkan belajar dan bermain sesuai dengan usianya.

Masih di tempat sama, Bedul bukan nama aslinya, sudah memulung sejak kelas tiga sekolah dasar. Berkat ajakan temannya saban hari menunggu truk sampah, dia akhirnya kepincut juga. Setiap hari dia menjadi pemulung dan sesekali ikut menggulung terpal penutup sampah di truk- truk. Bedul dan teman-temannya bisa mengantongi Rp 5 ribu sekali gulung. 

Untuk tambahan membuka pintu bak ada tambahan sampai Rp 10 ribu. Itu buat satu truk. "Kita bisa kantongi Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per harinya," ujar bocah 12 tahun itu. Dia mengaku sudah tak punya niat untuk kembali bersekolah. 

Apalagi cita-cita Bedul ketika dewasa cuma satu, jadi penggulung terpal sampah. "Mending kita di sini bisa dapat duit," ujarnya sambil mengisap sebatang kretek.

Belum lagi bahaya yang mengincar bocah-bocah pemulung sewaktu-waktu. Misalnya dari longsoran tumpukan sampah, sampai bahaya mesin tekan buat pengeruk tumpukan sampah.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, mengatakan Bekasi merupakan salah satu kota tak ramah dengan anak. Selain deretan kasus kekerasan pada anak masih terjadi setahun belakangan. Kota patriot itu juga minim ruang taman bermain untuk anak.

Di TPST Bantar Gebang, berdasarkan data dari Yayasan Dinamika Indonesia (YDI) pada 2012, terdapat 976 anak pemulung berusia 0-17 tahun. Dan sejak YDI berdiri pada 1995 sudah 805 anak yang bersekolah gratis di situ. Saban tahunnya mereka menerima 40-50 murid dan kini jumlahnya total pada tahun 2015 mencapai 417 murid.

 Buruh migran asal Karanggeneng, Grobogan, Jawa Tengah berinsial S (30 tahun) meninggal akibat disiksa oleh majikannya, JMA, di Kota Irbid, Yordania pada 15 Agustus lalu. Setelah mendapatkan informasi pembunuhan ini pekan lalu, Dubes RI Amman, Teguh Wardoyo, mendatangi rumah sakit guna memantau penanganan sekaligus mendoakan jenazah.
Pemerintah Republik Indonesia, melalui KBRI Ibu Kota Amman, akan menuntut pelaku. Sejauh ini, KBRI berhasil mengambil barang-barang pribadi mendiang, sisa gaji selama 6 tahun bekerja, sekaligus biaya pemulangan jenazah.
"Karena penyiksaan yang dilakukan sangat biadab, sesuai harapan keluarga, KBRI akan mengawal kasus ini agar pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya," kata Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Selasa (25/8).
Teguh menyatakan terdapat luka serius bekas penyiksaan di sekujur tubuh almarhumah. Pelaku, yang berprofesi sebagai tentara Yordania, saat ini sudah ditangkap dan ditahan di tahanan militer. Kendati tidak ditangani otoritas hukum sipil, Teguh mengatakan penasehat hukum sudah ditunjuk untuk mengawal kasus ini.
"Guna mengawal proses peradilan dan memastikan keputusan pengadilan yang seadil-adilnya, khususnya bagi ahli waris almarhumah," tandasnya.
S meregang nyawa setelah dikabarkan terlibat percekcokan dengan istri majikannya. Pertengakaran itu berujung pada kontak fisik, hingga kemudian buruh migran nahas itu dihantam dengan benda tumpul berkali-kali.
Keluarga korban di Grobogan telah dihubungi. Jenazah hari ini akan diberangkatkan ke Tanah Air. Selanjutnya Kemlu bersama BNP2TKI memfasilitasi pengiriman jenazah ke rumah duka.


Dua lelaki dicokok polisi di dekat di Lembaga Pemasyarakatan CUmberland, Maryland, Amerika Serikat. Keduanya tertangkap basah memanfaatkan pesawat tanpa awak (drone) untuk mengirimkan barang-barang ilegal ke dalam kawasan penjara.
Melalui pesawat kecil itu, mereka berencana mengirimkan paket mariyuana, film porno, serta dua pucuk pistol. Saat diringkus, polisi menemukan drone, beserta barang-barang berbahaya tersebut di dalam mobil van yang mereka tumpangi. Sipir penjara curiga melihat keduanya berlama-lama di samping bangunan penjara dari dalam mobil.
"Pelaku belum sempat melaksanakan aksinya," kata Kepala Lapas Cumberland, Stephen Moyer, seperti dilansir Baltimore Sun, Selasa (25/8).
Ini adalah upaya penyelundupan drone pertama di negara bagian Maryland. Ternyata di Ohio dan South Carolina, strategi serupa memakai drone untuk mengirim barang haram ke penjara telah dilakukan akhir bulan lalu. Bahkan di Ohio, drone berhasil meloloskan rokok, ganja, serta heroin ke kawasan lapas.
Moyer menyatakan penjaranya akan segera memakai teknologi anti-drone agar kejadian ini tidak terulang. Bila dibiarkan, barang-barang selundupan itu bisa memicu kerusuhan antar napi.
"Ongkos memasang teknologi anti-drone bisa mencapai USD 350 ribu," ungkapnya

Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berdampak buruk pada dunia usaha di Kota Medan, Sumatera Utara. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Medan, Rusmin Lawin mengatakan dari keterangan berbagai pelaku usaha, omset yang didapatkan belakangan ini terus menurun.
Penurunan omzet bahkan cukup drastis sehingga mengkhawatirkan pengusaha. "Semua sektor omset turun paling sedikit 30 persen," kata Rusmin seperti dilansir Antara, Selasa (25/8).
Rusmin mengakui, kondisi saat ini membuat pengusaha dilema. Di satu sisi, pengusaha sangat ingin tetap menjalankan usaha. Namun di sisi lain, daya beli atau serapan masyarakat sangat rendah sehingga usaha yang dijalankan terus merugi.
Pengusaha diharuskan membeli berbagai material atau benda dengan harga tinggi karena melemahnya Rupiah. Namun pengusaha tidak dapat menaikkan harga karena tidak akan mampu dibeli masyarakat. "Pengusaha dilematis, seperti disuruh rugi," kata Rusmin.
Padahal, sektor usaha yang dijalankan tersebut memiliki pasar yang sangat besar dan mempunyai pengaruh ekonomi yang cukup signifikan.
Dia mencontohkan, sektor properti dengan masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki rumah pribadi, termasuk kalangan PNS yang jumlahnya mencapai sekitar 120 ribu orang berdasarkan pendataan tahun 2008.
Selain memperkecil peluang bagi masyarakat dalam kepemilikan rumah, melemahnya nilai tukar Rupiah itu juga mempengaruhi usaha lain yang terkait properti seperti industri batubara, semen, pasir, kayu, dan material lainnya.
"Padahal, sektor properti itu cukup strategis, permintaan masih tinggi," katanya.


Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah tak lagi mengurusi polemik wajib penggunaan Bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing (TKA). Kadin menilai pemerintah lebih baik mengurus cara penyeleksian TKA yang bakal bekerja di dalam negeri di mana harus benar-benar seseorang yang ahli dibidangnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Tenaga Kerja Benny Sutrisno mengungkapkan TKA yang bakal bekerja di dalam negeri akan secara otomatis atau bahkan mempunyai kesadaran sendiri untuk bisa berbahasa Indonesia.

"Mengenai bahasa, kalau mau kerja di sini harus gunakan bahasa kita, pasti dia akan berusaha sendiri (belajar bahasa Indonesia. Seperti TKI Indonesia yang bekerja di Arab, mau tidak mau dia belajar bahasa Arab," ujar Benny kepada wartawan di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (25/8).





Gubernur DKI Jakata 
Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) merencanakan melakukan reklamasi dan pembangunan pusat logistik di Pelabuhan Tanjung Priok. Rencana tersebut akan bekerja sama dengan Wali Kota Rotterdam, Belanda sebagai upaya menekan biaya.

"Ini yang akan membuat biaya logistik kita lebih murah. Kita yakin kalau harga logistik bisa ditekan tentu biaya hidup dan produksi akan lebih murah juga," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/8).

Ahok menuturkan bantuan pihak Rotterdam diperlukan dalam mengerjakan proyek tersebut karena memiliki teknologi modern serta berpengalaman dalam pembangunan reklamasi dan pusat logistik pelabuhan.

"Perusahaan mereka membangun di Terusan Suez yang tahap dua, yang dikerjakan dengan cepat atas perubahan Belanda. Dengan model seperti ini kita dibantu pengalaman yang sudah melakukan program reklamasi sebelumnya," terangnya.

Sebelumnya, Ahok menuturkan akan meminta bantuan pihak Rotterdam untuk mengerjakan pulau O, P dan Q yang memiliki luas sebesar 100 hektar. Lokasi itu berdekatan dengan wilayah Marunda dan Tanjung Priok.

Ribuan siswa di Jakarta sudah memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kini, kartu itu juga bisa dipakai tanpa pemotongan tarif saat siswa/wi akan menumpang Transjakarta.

"Namanya juga orang enggak mampu, kan kalau bisa naik bus nggak bayar kan menolong pengeluaran mereka. Jadi tidak ada lagi alasan anak-anak yang sekolah tempatnya agak jauh itu habis di transportasi KJP-nya," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Selasa (25/8).

Alasan lain Ahok menggratiskan, karena ke depan Transjakarta akan diintegrasikan dengan Kopami dan Kopaja. Jika kendaraan tersebut dapat terintegrasi, lanjutnya, semakin memudahkan anak berangkat ke sekolah karena tak perlu lagi bawa kendaraan seperti sepeda motor.

"Ini sebenarnya dalam rangka membantu anak-anak itu supaya tidak naik motor juga. Nanti Kopami dan Kopaja kita bayar rupiah per kilometer," ucapnya.

Lanjutnya, selain memungkinkan mereka tidak membawa kendaraan saat berangkat sekolah atau bepergian, ini juga akan menolong anak-anak itu menyimpan uangnya sampai akhir tahun. "Kan mereka jadi bisa menabung atau menyisihkan sebagian uangnya untuk keperluan mendadak dan sejenisnya," tutupnya.

 Setelah ditetapkan lolos verifikasi oleh KPU Kota Tangerang Selatan, ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota melakukan pengambilan nomor urut secara acak. Acara tersebut digelar di Hotel Santika, Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel sekitar pukul 10.24 WIB, Selasa (25/8).

Hasilnya Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra nomor urut 1. Arsid- Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri nomor urut 2 dan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie mendapat nomor urut 3.



Komisioner KPU Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, mekanisme pengambilan nomor urut pada Pilkada serentak sama dengan Pilkada sebelumnya.

"Tidak berbeda dengan Pilkada sebelumnya, yakni hanya dua kali pengambilan saja," jelasnya.

Pertama pengambilan nomor urut untuk menentukan pasangan calon yang akan mengambil nomor urut lebih awal. Kemudian pengambilan nomor urut pasangan calon sesuai dengan pengambilan nomor urut yang pertama guna memastikan nomor urut dalam kancah Pilkada 9 Desember mendatang.

"Dan setelah ini langsung dibuatkan Surat Keputusan Nomor Urut untuk masing-masing calon dan atau Pleno penetapan nomor urut," jelas Bambang.

Bambang juga menambahkan, dalam rangka pengambilan nomor urut pihaknya membuat sebuah komitmen kepada seluruh pasangan calon untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

"Seluruh calon menandatangani prasasti itu," tuturnya.

 Calon Pimpinan KPK (capim KPK) Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji berjanji tidak akan menganak-emaskan siapapun jika ia terpilih dan dilantik menjadi pimpinan KPK. Hal ini ditegaskan Hendardji ketika menjawab pertanyaan anggota pansel KPK Eny Nurbaningsih tentang adanya kemungkinan jika pimpinan TNI bisa menekan dia dalam kasus apa pun.

"Ada 4 peradilan. Kami terus bangun komunikasi dengan TNI. TNI itu juga bekas anak buah saya, pasti akan dengar baik. Kami tidak akan menganakemaskan siapapun," ujar Hendardji dalam sesi tanya jawab dengan 9 anggota pansel KPK, Selasa (25/8).

Perombakan Kabinet Kerja beberapa waktu lalu dinilai belum memberikan dampak positif pada perekonomian nasional. Alih-alih solid, kabinet kerja formasi baru malah mengumbar konflik.
"Sayangnya malah dibuat gaduh dengan konflik di dalam kabinet antara menteri koordinator bidang kemaritiman dan Sumber daya, menteri BUMN dan wakil presiden yang diangkat di media massa," kata Pengamat Pasar Uang Farial Anwar ketika dihubungi merdeka.comJakarta, Senin (24/8).
Hal tersebut, lanjut Farial, mengesankan tak ada kerja sama yang baik di internal pemerintah. Ini dinilai menjadi salah satu penyebab pelemahan rupiah dan bursa saham.
"Saat ini asing melakukan aksi jual bersih di pasar modal sampai Rp 4,9 triliun karena rupiah jeblok, pasar modal jatuh tajam akibat aksi jual saham, investor takut rugi valas, takut babak belur. Akhirnya permintaan dolar semakin besar dan mahal," ungkapnya.
Meski rupiah sudah melemah hingga Rp 14 ribu per dolar Amerika Serikat. Namun, Farial menolak anggapan bahwa ini berpotensi mengulangi krisis 1998.
"Kondisi 1998 beda, dimana memang pemerintah dan perbankan tidak siap, hingga rupiah tembus Rp 16 ribu per USD. Itu baru pertama kali melemah tajam," katanya.
"Saat ini rupiah melemah bukan pertama kalinya, kondisinya berbeda. Saya melihat tidak akan sama dengan kondisi 1998."
Bank Indonesia, kata Farial, harus menjaga rupiah tak terperosok lebih dalam.
"Berbagai cara sudah dilakukan dengan pembatasan pembelian dolar setiap bulannya, artinya kalau tidak ada kepentingan, dokumen dan pendukung lainnya tidak boleh pakai dolar serta mewajibkan transaksi menggunakan rupiah."
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan ada musuh dalam pemerintahan Jokowi yang kini harus dilawan antara lain pengusaha hitam, penyabotase birokrasi dan para pembajak nawacita. "Dengan kondisi saat ini di mana ekonomi sangat berat, tidak ada pilihan lain bagi Projo selain mengawal pemerintahan Jokowi dengan tidak main-main lagi, karena musuh Jokowi ada di pemerintahan antara lain pengusaha hitam, penyabotase birokrasi dan para pelenceng atau pembajak nawa cita," tegas Budi Arie dalam acara perayaan satu tahun berdirinya ormas Projo, di Jakarta, Minggu (23/8). Budi enggan spesifik menyebut siapa musuh dalam pemerintahan Jokowi itu. Namun dia menegaskan musuh dalam pemerintahan Jokowi ini menjadi tantangan terberat Projo dalam mengawal pemerintahan Jokowi. Terlebih saat ini, kata dia, ada ancaman serius bagi implementasi program pemerintahan Jokowi. "Hari ini kita sudah melihat gagasan program pemerintahan dalam kampanye dibelokkan. Ada ancaman serius bagi program pemerintahan dan tantangan ini tidak main-main karena itu kita bulatkan tekad menghadapi rongrongan pemerintahan yang munculnya dari dalam pemerintahan itu sendiri," urai dia. Menurut Budi, pertarungan kala pilpres jauh lebih mudah karena saat itu jelas siapa yang menjadi lawan dari Jokowi. Sementara kondisi saat ini sudah tidak jelas siapa lawan siapa kawan. "Kita harus ingat kegagalan pemerintahan adalah kegagalan harapan rakyat. Sehingga kita harus memastikan keberhasilan pemerintah," tegas dia. Dia menekankan di masa krisis seperti sekarang ini, akan tampak jelas kepemimpinan di berbagai lini pemerintahan Kabinet Kerja. Pada gilirannya, kata dia, akan terlihat siapa pembantu presiden Jokowi yang hanya mencari keuntungan pribadi dan golongan serta mencari selamat. "Nanti akan kelihatan sekali pembantu dan orang di sekitar pemerintahan mana yang tangguh, mana yang mencari selamat dan mana yang mencari keuntungan sendiri dan untuk kelompoknya. Kalau Jokowi kita tidak ragu lagi beliau akan mengabadikan diri untuk rakyat," tegasnya.